Cara Install Ruby on Rails di Ubuntu 14.04 Dengan Rbenv

Pendahuluan

Ruby on Rails adalah open source framework yang berjalan dengan bahasa pemrogramman ruby. Ini akan menjadi framework modern di masa depan. Kenapa? Karena kita hanya generate code dan membiarkan rails menyelesaikan pekerjaan kamu. Terdengar asik ya? Kita dapat menambahkan berbagai macam API dengan menggunakan gemfile installation. Termasuk Bootstrap framework atau seperti SASS atau LESS untuk styling website mu terlihat bagus. Sekarang kita mulai dengan menginstall rails di Ubuntu 14.04.

Install rbenv

Pertama kita akan melakukan installasi rbenv dengan menggunakan perintah command line di bawah.

$ sudo apt-get update

Kemudian install rbenv dan ruby dependencies menggunakan command berikut.:

$ sudo apt-get install git-core curl zlib1g-dev build-essential libssl-dev libreadline-dev libyaml-dev libsqlite3-dev sqlite3 libxml2-dev libxslt1-dev libcurl4-openssl-dev python-software-properties libffi-dev

Sekarang, kita install rbenv:

$ cd
$ git clone git://github.com/sstephenson/rbenv.git .rbenv
$ echo ‘export PATH=”$HOME/.rbenv/bin:$PATH”‘ >> ~/.bashrc
$ echo ‘eval “$(rbenv init -)”‘ >> ~/.bashrc
$ exec $SHELL

$ git clone git://github.com/sstephenson/ruby-build.git ~/.rbenv/plugins/ruby-build
$ echo ‘export PATH=”$HOME/.rbenv/plugins/ruby-build/bin:$PATH”‘ >> ~/.bashrc
$ exec $SHELL
$ git clone https://github.com/sstephenson/rbenv-gem-rehash.git ~/.rbenv/plugins/rbenv-gem-rehash

Perintah diatas akan menginstall rbenv ke dalam home directory mu dan kamu dapat menginstall ruby & rails yang berbeda. Sekarang kita akan menginstall ruby.

Install Ruby

Sebelum menginstall ruby, kamu dapat melihat versi ruby apa yang kamu gunakan di rbenv. Kamu bisa pergi ke halaman berikut untuk menemukan versi ruby yang kamu ingin gunakan. Copy code berikut ke command line:

$ rbenv install -v 2.2.3
$ rbenv global 2.2.3

Maksud dari “global” pada command line kamu membuat ruby versi 2.2.3 sebagai bahasa ruby utama pada rbenv. Dengan menggunakan “rbenv install xx” kamu dapat menginstall versi lain dengan command line di atas.

Cek ruby version yang sudah kamu install untuk memastikan telah terinstall dengan benar dengan perintah berikut:

$ ruby -v

Tambahkan code berikut jika kamu tidak mau Rubygems untuk generate local documentation ketika kamu install gemfile baru. Copy perintah berikut:

$ echo “gem: –no-document” > ~/.gemrc

Kamu juga harus install bundle untuk dependencies application kamu dengan perintah berikut:

$ gem install bundler

Semuanya oke? Sekarang kita install rails.

Install Javascript Runtime

Ini bukan cara install java, ini merupakan javascript runtime. Berbeda dengan java, java adalah bahasa pemrogramman untuk membuat sebuah OS application. Tapi, di sini kita akan menginstall node.js sebagai javascript runtime kita, copy code berikut ke terminal:

$ curl -sL https://deb.nodesource.com/setup_4.x | sudo -E bash –
$ sudo apt-get install -y nodejs

Install Rails

Tambahkan perintah berikut ke terminal:

$ gem install rails -v 4.2.4

Dengan menggunakan perintah di atas, kita telah menginstall rails versi 4.2.4 di rbenv. Jika kamu ingin menggunakan versi terbaru dari rails silahkan hapus “-v 4.2.4” nya dari command line. Nah, sekarang copy command line berikut untuk menginstall shims untuk semua ruby executable di rbenv:

$ rbenv rehash

Cek rails yang telah kamu install dengan menggunakan perintah berikut:

$ rails -v

Di sini, kita telah selesai install Ruby on Rails, tapi kita masih memiliki option lain.

Configure git

Kamu harus intall git sebagai version kontrol ketika kamu membuat sebuah application seperti kontrol versi kamu dengan git. Sekarang kita setup git.

$ git config –global color.ui true
$ git config –global user.name “YOUR NAME”
$ git config –global user.email “YOUR@EMAIL.com”
$ ssh-keygen -t rsa -C “YOUR@EMAIL.com”

Pastikan menggunakan email yang valid, agar bisa konfirmasi email.

Install Database

Pada default rails menggunakan sqlite3 untuk menyimpan database pada development. Tapi, kamu dapat juga install database yang lain untuk production pada langkah berikut. Kamu bisa menggunakan MySQL atau PostgreSQL sebagai database kamu.

Setting Up MySQL

Copy code berikut ini:

$ sudo apt-get install mysql-server mysql-client libmysqlclient-dev

Jika kamu telah selesai dengan menginstall database kamu bisa skip installasi berikut.

Setting Up PostgreSQL

Kita akan install PostgreSQL versi 9.3 dengan menambahkan command berikut:

$ sudo sh -c “echo ‘deb http://apt.postgresql.org/pub/repos/apt/ precise-pgdg main’ > /etc/apt/sources.list.d/pgdg.list”
$ wget –quiet -O – http://apt.postgresql.org/pub/repos/apt/ACCC4CF8.asc | sudo apt-key add –
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install postgresql-common
$ sudo apt-get install postgresql-9.3 libpq-dev

Berikutnya, kamu harus setup user untuk PostgreSQL karena mereka tidak menyiapkan nya secara otomatis. Tambahkan code berikut:

$ sudo -u postgres createuser adham -s

# kalau kamu mau setup password gunakan perintah di bawah
sudo -u postgres psql
postgres=# \password adham

Final Steps

Hal terkahir yang akan kita lakukan adalah membuat application sebagai test dengan menggunakan command line berikut:

### Jika kamu mau menggunakan SQLite
rails new myapp
### Jika kmau mau menggunakan MySQL
rails new myapp -d mysql

### Jika kamu mau menggunakan Postgres
rails new myapp -d postgresql

# masuk ke dalam direktori
cd myapp

# berikutnya jalankan server dengan perintah
rails s atau rails server

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s